menjadi.... Sukarelawan Swaramuslim..

anda bersama sama swaramuslim mewujudkan media informasi yang berimbang...  

materi postingan bebas terbatas...  

 Member : Log-In | Register



 
Advanced search
 From Moderator 

Assalamu'alaikum
Sebagaimana halnya yang lalu-lalu, menjelang di-laksanakan-nya hajat akbar Pemilu 2009 yad, Swaramuslim membuka kesempatan kepada para member khusus untuk berpartisipasi menjadi SukarelawanSwaramuslim untuk bersama sama swaramuslim mewujudkan media informasi yang berimbang... 

Sehubungan dgn hal tsb, halaman khusus "Posting Anda" telah kami siapkan untuk anda. Materi bebas terbatas dan tidak harus terkait Pemilu.

1.

Fasilitas ini kami khususkan untuk member yg memiliki jam terbang & dedikasi di Swaramuslim. Silahkan ajukan via Ticket dan pilih Katagori "upgrade member"

2.

Anda harus login dahulu untuk Kirim Artikel

3.

Seluruh postingan yang dikirim adalah tanggung jawab pengirim dengan terlebih dahulu melalui proses moderasi oleh moderator.

Terima Kasih. Enjoy!!


 Statistik  
Total Posting : 27
Total Comment : 139
Unique Counter : 3140
Total Member : 13157
Sedang Online
Non Member : 1
Members : 0
Sekarang : 1
Yang Lalu : 131
 

 Browse Month  
View by Date
November 2008
October 2008
September 2008
August 2008
September 2004
July 2004
June 2004
March 2004
January 2004
 

 Komentar  
Nia Dinata dan Logika Kain Kafan
28 Oct 2008 - 12:43 pm
skonyongkoder: Kita sama2 tahu gaya hidup artis yg mendadak peduli dg kemiskinan adalah kongkow dari kafe ke resto lain, clubbing dari diskotik ke diskotik ... Apa gaya ...

Nia Dinata dan Logika Kain Kafan
28 Oct 2008 - 12:40 pm
skonyongkoder: Orang miskin baru jadi perhatian ketika kehabisan argumentasi. kalau emang benar peduli dg kemiskinan, mengapa ngga pernah keliatan aktif mendesak pemerintah membuka kembali kasus mega korupsi ...

Nia Dinata dan Logika Kain Kafan
26 Oct 2008 - 8:49 am
Daddy: Jadi, di otaknya pastilah semua orang tersebut akan berterima kasih karena pembelaannya. Padahal, di antara mereka ada yang benar2 tulus mau meninggalkan dunia gay, dan ...

Nia Dinata dan Logika Kain Kafan
26 Oct 2008 - 8:47 am
Daddy: Dalam benaknya, semua orang yang memiliki ketertarikan seksual pada sesama jenis pastilah merasa tertekan saat mengikuti agamanya dan mendambakan hubungan cinta dengan sesama jenis yang ...

Nia Dinata dan Logika Kain Kafan
26 Oct 2008 - 8:44 am
Daddy: Sejak mula meluncurkan "Arisan!", saya sudah resah dengan pesan yang ingin disampaikannya ke masyarakat luas, betapa Nia ingin sekali agar seluruh masyarakat Indonesia menerima para ...

Musdah Mulia dan Nikah Beda Agama
20 Oct 2008 - 9:12 am
zuriatul: Al-Quran membolehkan mukmin menikahi ahlul kitab, ini berarti ajaran Islam. nikah beda agama itu konsep sosial (hukum masyarakat), wacana ini hanyalah untuk orang yang tidak ...

zuriatul: Beri kebebasan berpornografi bagi masyarakat yang mengakui "katanya" agamanya mendukung pornografi, tapi jangan bolehkan mereka menyebarkan pornografi ke wilayah yang mayoritas menganut agama yang melarang ...

zuriatul: Jika Pancasila mengakui pluralis, maka DPR harus mengesahkan UU Anti Pornografi, dengan mengecualikan daerah yang mayoritas penduduknya yang mengakui bahwa "katanya" agama mereka mendukung pornografi, ...

zuriatul: Pancasila sedang diuji, apakah Pancasila Pro UU Anti Pronografi atau Pancasila pro pornografi, atau pluralis. jika pluralis, sahkan UU Anti pornografi, kecualikan daerah mayoritas beragama ...


 Headline Posting  
 

Ummat Islam dan Teori Konspirasi
Oleh : Abi Waskito 27 Nov 2008 - 6:00 pm

Sebuah buku berjudul, Akar Konflik Politik Islam di Indonesia, ditulis oleh Dhurorudin Mashad, terbitan Pustaka Al Kautsar, cetakan Juni 2008. Buku ini diberi kata pengatar oleh Eep Saefulloh Fatah, pakar politik UI. Pustaka Al Kautsar termasuk sering menerbitkan buku-buku yang bertema politik Islam. Buku ini melengkapi wacana yang telah diterbitkan sejak lama. Dalam buku karya peneliti LIPI ini banyak wawasan-wawasan informasi yang bisa dijadikan alat untuk memahami peta politik Islam di Indonesia, sejak dulu sampai saat ini. Namun kali ini saya tidak bermaksud membahas buku Dhurorudin Mashad di atas. Cukuplah pembaca mengkajinya secara mandiri. Disini saya lebih tertarik membahas salah satu materi kata pengantar Eep Saefulloh Fatah, ketika dia menjelaskan sumber-sumber kemunduran kehidupan Ummat Islam di Indonesia.
0 Komentar | dibaca 487 hits - Baca Lanjut  

Hanya Islam yang memerdekakan Negeri ini
Oleh : Wildan Hasan 20 Nov 2008 - 7:30 pm


baca : Mengapa Inggris Membom Surabaya??

Oleh : Wildan Hasan *
“Kalaulah suatu penduduk Negeri beriman dan bertaqwa kepada Allah, niscaya kami akan membuka kan berkah buat mereka dari langit dan dari bumi…” (Al-A’raf : 96)

Setiap tanggal 10 November rakyat Indonesia memperingatinya sebagai Hari Pahlawan Nasional. 10 November sebuah tanggal yang monumental buah perjuangan arek-arek Suroboyo di bawah pimpinan pejuang besar kemerdekaan, Bung Tomo. Namun naas, karena sejarah milik penguasa. Nasib Bung Tomo tiada ubahnya bak pesakitan dan pengkhianat bangsa. Ia di penjara oleh rezim yang berkuasa. Namun pula akhir sejarah Allah yang menentukan, Bung Karno kena tulah dari ucapannya yang terkenal "Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai jasa para pahlawannya".
0 Komentar | dibaca 728 hits - Baca Lanjut  

Sebuah Fakta Pertarungan Ideologi
Oleh : Abi Waskito 13 Nov 2008 - 8:00 pm

Alhamdulillah, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahil hamdu. Inilah ucapan syukur dan rasa gembira tak terkira saat DPR mengesahkan UU Pornografi, 30 Oktober 2008 lalu. Perjalanan panjang proses legislasi RUU APP akhirnya sampai di terminal akhir: lahir UU Pornografi. Alhamdulillah, kini bangsa Indonesia memiliki payung hukum untuk menolak bahaya pornografi. Hal ini sekaligus menandakan kemenangan masyarakat pro moral atas kaum hedonis liberal. Sampai detik-detik terakhir, para seniman dan artis pendukung liberalisasi moral terus melancarkan serangan terhadap UU Pornografi. Termasuk dengan mengungkap alasan-alasan yang didramatisasi, seperti kriminalisasi wanita, merusak “Bhineka Tunggal Ika”, menghapuskan budaya dan tradisi masyarakat, mengancam keutuhan NKRI, dll. Pada titik tertentu, mereka lebih kelihatan seperti pendukung gerakan separatisme, ketimbang para pembela industri esek-esek. (Siapa yang pro NKRI, siapa yang mengancam perpecahan?).
0 Komentar | dibaca 800 hits - Baca Lanjut  

Membaca Ulang Sejarah, Meretas Kebangkitan Modern
Oleh : Redaksi 05 Nov 2008 - 3:30 pm


Taufiq Amrullah, Ketua Umum KAMMI Pusat periode 2006-2008

Sejarah kejayaan dan kejatuhan peradaban bangsa-bangsa dipergilirkan. Peradaban besar menemui masa keemasan masing-masing. Satu sama lain saling menyerang dan memperluas wilayah pengaruh, penaklukan bangsa lain adalah bagian dari kejayaan itu sendiri. Kejayaan dan kekuasaan itu tidak given melainkan harus diperjuangkan. Zero Sum Game, hasrat saling mengalahkan menjadi hukum dasar kekuasaan.

Dalam kitab suci Al Qur'an banyak dikisahkan jatuh bangunnya peradaban, yang menandakan ketidakberdayaan manusia mempertahankan keabadian kekuasaan. Kejatuhan peradaban terbaik sekalipun adalah kepastian yang sudah menjadi sunnatullah pergiliran kekuasaan. Penyebab keruntuhan peradaban terjadi karena berbagai sebab, misalnya karena ditaklukkan musuh, kejadian alam seperti perubahan iklim, bencana banjir, wabah penyakit dan lainnya, maupun oleh perilaku menyimpang kaum dan penguasanya sendiri.
0 Komentar | dibaca 311 hits - Baca Lanjut  

Nia Dinata dan Logika Kain Kafan
Oleh : Abi Waskito 26 Oct 2008 - 2:00 am

Kemarin malam digelar kembali debat terbuka di TV antara pihak yang pro RUU Pornografi dan yang anti RUU. Saya tidak mengikuti secara keseluruhan, hanya sempat melihat bagian terakhir, debat antara Nia Dinata (sutradara film) dan Feri Omar Farouk ( pendukung kampanye Jangan Bugil di Depan Kamera ).

Semula tersiar kabar RUU Pornografi akan disahkan DPR sekitar tanggal 23 Oktober, ternyata ditunda lagi. Ini adalah penundaan untuk kesekian kalinya. DPR yang telah bekerja sejak 4 tahun lalu, bahkan sejak 10 tahun lalu, tidak kelar-kelar menggolkan RUU yang isinya sekitar 40 pasal itu.

Demi perlindungan moral masyarakat betapa lelet-nya kerja DPR. Bandingkan kalau mereka menggarap RUU politik, rapat-rapat maraton pun akan digelar untuk mengejar deadline.
5 Komentar | dibaca 2437 hits - Baca Lanjut  

Krisis Keuangan Global, Derita perih dari Kapitalis
Oleh : rizqi awal 21 Oct 2008 - 6:00 am

Oleh: Rizqi Awal Nabhani Az-Zain Rahman al-Palembani *
Akhir-akhir ini dunia diguncang dengan krisi dahsyat, dengan di awali dari krisis kredit macet perumahan dipertengahan 2007 (subprime Mortage) yang melanda perusahaan besar seperti Bear Stearns, Morgan Stanley, dan Merryll Linch. Bahkan secara lugas krisis saat itu juga merembet dan merambah ke beberapa perbankan dunia termasuk Citigroup yang merupakan induk perusahaan dari Citibank. Akibatnya, mulai adanya system keanehan dalam pasar modal, kenaikan BBM yang semakin tak terkendali serta dan keraguan para investor dalam penanaman modal. Pemerintah USA melalui menteri keuangan berupaya memberikan bantuan kepada perusahaan Merill Lynch untuk dapat diselamatkan. Maklum usut punya usut perusahaan ini berperan besar dalam memuluskan langkah George W. Bush dan salah satu menterinya memiliki kepemilikan modal di perusahaan ini. Namun, hal ini tidak dapat menolong Merill Lynch dari kebangkrutan. Sehingga pada 15 September 2008 Bank of America mengakuisisi perusahaan ini. Yang mengejutkan Lehman Brothers (Big Five Security Company) megumumkan kebangkrutannya di September 2008. Akibatnya perusahaan yang memegang peranan penting simpanan obligasi ini (Security Company) berperan besar dalam ketidakstabilan bursa-bursa saham di seluruh dunia.
0 Komentar | dibaca 426 hits - Baca Lanjut  

Islam Mataram dan Derita Muslim Indonesia
Oleh : Abi Waskito 16 Oct 2008 - 4:00 pm

Bismillahirrahmaanirrahiim.
Sejak lama, bangsa kita tidak pernah bahagia. Bahagia hanya ada di ujung lidah, tidak terwujud dalam realitas sebenarnya. Selama ratusan tahun, 350 tahunan, bangsa kita berada di bawah kolonialisme asing (VOC, Belanda, Inggris, Jepang). Setelah merdeka kita berada dalam penderitaan di bawah kepemimpinan putra-putra pribumi. Zhahirnya merdeka, tetapi hakikatnya masih dijajah bangsa lain. Malah penjajahan era sekarang sangat dahsyat, sebab operatornya multi nasional.

Apa yang disebut kehidupan adil-makmur, gemah ripah loh jinawi, hanyalah fantasi, hanyalah mimpi untuk menina bodokan kesadaran bangsa ini. Kita tidak pernah sampai ke keadaan itu, sejak jaman kolonial sampai saat ini. Tidak usah jauh-jauh, sekedar setara dengan kondisi bangsa Malaysia saja, kita tidak mampu. Para pemimpin, cendekiawan, pakar, ulama, dll.
6 Komentar | dibaca 792 hits - Baca Lanjut  

 

Older Entries 

 
       
 

Hak cipta dilindungi oleh Allohu Subhanahu wa Ta'ala
TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
untuk kemaslahatan ummat syukur Alhamdulillah sumber dari swaramuslim dicantumkan

Questions & suggestion or problems regarding this web site should be directed to webmaster

Copyright © Sep 2002 - Disclaimer - power with Pmachine All right reserved

in association with Muslim Netters Association

best viewed with IE Resoluton 800 X 600